Hari ulang tahun negara kita ke 63 tinggal menghitung hari. Nah.. berbagai acara lomba sudah mulai banyak yang berlangsung apabila yang rutin setiap tahunnya ! Salah satunya dikawasan di Jakarta yang jadi favoritnya para turis asing menginap. Menjelang hari ulang tahun Kemerdekaan negara kita yang tercinta ini banyak acara rutin secara tahunan digelar dan jadi sesuatu yang khas hingga ditunggu - tunggu salah satunya adalah Festival Jalan Jaksa.

Jalan Jaksa dikawasan Jakarta Pusat ini terkenal sebagai salah satu tempat bermalam murah meriah buat para para wisatawan mancanegara, khususnya mereka turis Back Packer alias turis yang ingin paket hemat gitu dech. Selain tempatnya strategis di pusat Jakarta, disini banyak tempat penginapan dan hiburan yang tarifnya relatif murah.

Apalagi kawasan ini sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kodya setempat sebagai salah satu pusat hiburan malam bagi para turis asing. Setiap tahun ditempat ini digelar yang namanya Festival Jalan Jaksa. Begitu juga tahun ini yang berlangsung 2 hari tanggal 9 dan 10 Agustus kemarin.

Berbagai kesenian Betawi dan pameran sejumlah produk ungggulan yang ada di Jakarta Pusat digelar melalui puluhan stand. Jadi berjejer disepanjang Jalan Jaksa yang memang sengaja ditutup untuk keperluan festival.

Selain ada aneka makanan tradisional, banyak barang unik yang bisa didapat. Misalnya aneka kaos dan poster khusus bergambar almarhum Benyamin Sueb, itu lho tokoh legendaris seniman Betawi.

Bang Ben digambar dalam berbagai tokoh mulai dari Superman, Hitler, Presiden Sukarno sampai gambar KTP nya segala, pokoknya macam-macam. Festival Jalan Jaksa yang dirintis sejak tahun 1993 itu dibina diprakrasai Pemuda Karang Taruna setempat yang ingin memperkenalkan budaya Betawi kepada para wisatawan yang datang ke Jalan Jaksa.

Dalam perkembangannya acara ini didukung Pemda Kodya Jakarta Pusat. Soalnya dianggap punya potensi wisata menjanjikan dan dijadikan agenda wisata tahunan. Makin malam pengunjung yang datang makin banyak. Selain bisa mencicip aneka makanan tradisional pengunjung juga dapat beragam suguhan budaya.

Nggak semata kesenian khas Betawi yang ditampilkan tapi juga ada sejumlah tarian - tarian dari berbagai daerah.

Tujuannya supaya turis mancanegara yang memang banyak datang ke Festival ini bisa kenal juga dengan kesenian dari daerah lain. Selain acaranya dipanggung, dijalanan tempat pengunjung lalu lalang, tahu - tahu ada opera jalanan.

Layar tancap (bioskop misbar) alias gerimis bubar yang jaman dulu sempat jadi tontonan primadona masyarakat, tidak ketinggalan nongol juga disini. Yang mau nonton layar tancap silahkan, yang ingin menikmati nuansa lain dari Festival Jalan Jaksa pun tidak perlu pusing karena banyak alternatif lain.

Walau cuma 2 hari nggak salah dech kalo Festival Jalan Jaksa diharapkan bisa jadi salah satu potensi wisata Jakarta. Cuma mungkin bentuk acaranya perlu dipikirin lagi supaya turis yang datang bukan hanya yang nginap disini doang.(sumber. indosiar.com)